Hikmah Aqiqah Edit
Aqiqah merupakan salah satu sunnah Rasulullah s.a.w. sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah Allah berikan berupa kelahiran seorang anak. • Aqiqah merupakan kurban seorang hamba untuk ber taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah s.w.t. sebagai ungkapan rasa senang dan gembira karena memeroleh nikmat berupa kelahiran seorang anak. • Aqiqah merupakan tebusan untuk menebus sang bayi dari segala macam musibah dan malapetaka. Allah s.w.t. menebus Isma’il dengan seekor domba yang disembelih, sehingga peristiwa tersebut menjadi sunnah (tradisi) yang masih dilaksanakan oleh anak cucu Isma’il. Ketika Rasulullah diutus, sunnah tersebut tetap beliau lestarikan. • Aqiqah berfungsi untuk membuka ketertahanan sang bayi sehingga ia dapat memberi syafaat kepada kedua orangtuanya. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Samurah. Aqiqah merupakan sebuah acara ke islaman yang mengandung nilai-nilai sosial. • Aqiqah berfungsi juga sebagai sarana untuk mem perkuat ikatan kasih sayang antara individu anggota masyarakat Muslim, melalui berkumpulnya mereka pada undangan pelaksanaan aqiqah dan mengucapkan selamat kepada kedua orangtua bayi. • Aqiqah merupakan sarana untuk merealisasikan takâful ijtimâ’i (kepedulian sosial) yang akan membantu ter wujudnya keadilan dalam masyarakat. Karena dalam perayaan aqiqah orang-orang berkumpul baik yang miskin, yang kaya, yang besar maupun yang kecil tanpa mengistimewakan suatu golongan saja. • Aqiqah merupakan simbol perwujudan seruan Nabi yang mulia ketika beliau bersabda, “Sesungguhnya aku membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat lain.” • Aqiqah merupakan bukti kebaikan orangtua terhadap anaknya sehingga anak tersebut kelak dapat menjadi anak yang berbakti dan dapat memberikan syafaat kepada orangtuanya.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.